Minggu, 11 Maret 2012

Contoh Event Handling

Contoh program berikut ini pada dasarnya sama dengan contoh program sebelumnya Hanya saja pada contoh kali ini, ditambahkan tombol Exit yang jika diklik program akan keluar.
Berikut ini tampilannya:




Source : http://contohprogram.info/java/contoh-program-event-handling-di-java-2.html#comments

Sabtu, 10 Maret 2012

Konsep Dasar Event Handling

EVENT HANDLING PADA JAVA(J2ME)

Event Handling
    Event berguna untuk menangani interaksi user dengan program, misalnya user memilih
    sebuah menu dalam aplikasi MIDlet.Untuk menangani event perlu
mengimplementasikan interface CommandListener dan atau ItemListener.
    CommandListener berfungsi untuk menangani jika user memilih Command tertentu
sedangkan ItemListener berfungsi untuk menangani jika user mengubah nilai seperti
misalnya mengubah pilihan pada ChoiceGroup.
Untuk memberikan gambaran sebuah event bekerja, perhatikan contoh berikut.




import javax.microedition.MIDlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
public class NotHelloWorld2 extends MIDlet implements CommandListener{
private Command cmdExit;
private Display display;
public NotHelloWorld2()
{
display = Display.getDisplay(this);
cmdExit = new Command("Exit", Command.SCREEN,2);
}
public void startApp()
{
TextBox t = new TextBox("Not ","Not Hello World",256,0);
t.addCommand(cmdExit);
t.setCommandListener(this);
display.setCurrent(t);
}
public void pauseApp()
{
}
public void destroyApp(boolean unconditional)
{
}
public void commandAction(Command cmd,Displayable disp)
{
if(cmd==cmdExit)
{
destroyApp(false);
notifyDestroyed();
}
}
}

Pemrograman aplikasi wireless dengan Java/J2ME 24
Pada contoh kedua ini, kita tambahkan sebuah Command untuk keluar dari aplikasi
yang telah kita buat pada contoh 1.
    Ketika program pertama kali dipanggil, maka state
berada pada Aktif, disini sebuah TextBox dan Command dibuat.
    Kemudian program
menunggu respon dari user dengan mengimplementasikan CommandListener. Ketika
user menekan Command “cmdExit” , maka program memanggil
metodh(destroyApp) untuk membunuh MIDlet.

GUI

Komponen Utama GUI java adalah JFC (Java Fundamental Class)
1. Koordinat GUI
Sistem Koordinat posisi window dan peletakan komponennya
mengikuti sistem koordinat kartesian 2 dimensi x-aksis dan y-aksis.
Penempatan dan dimensi dari komponen mengikuti aturan dasar
(x,y,lebar,tinggi)
2. AWT (Abstract Windows Toolkit)

merupakan paket dasar dalam pembentukan GUI dengan menggunakan platform yang terdapat dalam masing-masing OS (native resource)
Paket dasar : java.awt.component
Adapun struktur dasar window AWT
1. Frame atau Jwindow, sebagai komponen dasar window
2. Header, tempat judul dan standar exit-close
3. Menubar, tempat list menu
4. Kontainer object ContentPane, berfungsi sebagai kanvas tempat
komponen-komponen diletakkan
3. Swing
Product SUN dalam membangun GUI yang Independent sehingga bersifat cross platform dalam tampilan window yang dihasilkan.
Paket dasar: javax.swing.Jcomponent
4. Event Handler
Aksi-reaksi yang diberikan pada tiap-tiap komponen GUI
Jika pada aplikasi berbasis command prompt kita memanfaatkan masukan dari keyboard untuk melakukan suatu aksi atau perintah, maka pada aplikasi berbasis GUI juga dibutuhkan sumber inputan ataupun kondisi yang melekat pada masing-masing komponen didalam frame yang disebut dengan event.
Event kebanyakan dihasilkan oleh piranti utama input yaitu mouse dan keyboard, event model ini dinamakan low-level event. Dan ada pula event yang terjadi dikarenakan suatu proses pada komputasi yang biasanya berupa pesan atapun peringatan dikarenakan kondisi pada memori, prosesor ataupun yang lainnya yang disebut dengan semantic event.
Proses event:
1. Lingkungan aplikasi
2. Komponen Sumber event
3. Kejadian (event)
4. Penyampaian Kejadian (Listener)
5. Implementasi atau reaksi setelah diterimanya kejadian
dalam membangun aplikasi berbasis GUI kita menggunakan IDE(Integrated Development Invironment) seperti Netbeans

Source :  (Silahkan Copy Link Di bawah ini, Untuk mendapatkan Info lebih Lengkap)
http://elista.akprind.ac.id/upload/files/3424_Modul9-GUI.ppt
http://id.wikipedia.org/wiki/Antarmuka_pengguna_grafis
http://inf.uajy.ac.id/~sigit/2006/06/13/graphical-user-interface-gui-dari-masa-ke-masa/
http://sumber-java.blogspot.com/2009/06/pengertian-java.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Java
http://dadan.biz
http://hendrabozzie.wordpress.com/2009/09/15/sistem-operasi-dari-masa-ke-masa-1981-2009/
http://lengehbuah.byethost16.com/?p=13

Contoh Penggunaan GUI

Berikut Ini merupakan Contoh - Contoh penggunaan GUI
mulai dari button, labe, text Area, Text Box, Dll







Pengertian Java GUI

Pengertian GUI

    Antar muka komputer yang berbasiskan grafis. Adalah citra grafis yang ditampilkan di layar komputer yang memungkinkan untuk mengakses aplikasi software dengan memakai menu dropdown, dialog box, radio button, check box, panel, tabs, toolbar, icon shortcuts dan tool lain.
    Atau bisa juga dikatakan jenis antarmuka pengguna yang memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan program dengan lebih banyak dengan gambar daripada perintah teks.
    Sebuah GUI grafis menawarkan ikon, dan visual indikator, sebagai lawan dari antarmuka berbasis teks. Contoh perangkat yang menggunakan GUI:  perangkat genggam seperti MP3 Players, Portable Media Player dan perangkat Permainan. GUI ini dimulai pertama kali dengan X Windows hasil penelitian di MIT, kemudian Macintosh, Sun View, lalu disusul oleh Microsoft Windows, dan sistem operasi lainnya.

JAVA

    Java merupakan suatu teknologi perangkat lunak yang di dalamnya mencakup bahasa pemrograman. Selain itu Java juga merupakan suatu platform yang memiliki virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan suatu program.     Java sendiri pada awalnya dikembangkan pada lingkungan komputer oleh Sun Microsystem Inc. dengan tujuan untuk menghasilkan suatu bahasa komputer sederhana tanpa harus terikat pada arsitektur tertentu.     Maka tak heran jika dalam perkembangannya Java dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix.

Karena keunikan dan kehandalannya, Java pun semakin banyak dikenal. Pada tahun 1995 Sun meluncurkan sebuah browser berbasis Java dengan julukan Hot Java, kemudian diikuti Netscape yang memutuskan untuk membuat browser dengan dilengkapi bahasa Java di dalamnya.
    Setelahnya ikut bergabung pula berbagai pengembang ternama diantaranya IBM dan Microsoft. Kemudian pada tahun berikutnya, Sun Microsystem Inc. merilis Java Software Development Kit (JDK) pertamanya, JDK 1.1. Dan terus berkembang dari pemrograman applet yang berjalan di browser menjadi pemrograman kelas dunia yang banyak digunakan untuk pengembangan aneka ragam aplikasi.
    Tidak hanya pada komputer, Java juga dapat berjalan pada bermacam-macam perangkat, mulai telepon genggam sampai aplikasi berskala enterprise pada komputer server.

JAVA GUI

    Dapat disimpulkan bahwa Java GUI adalah pemrograman dengan bahasa Java yang dibuat menggunakan aplikasi yang berbasiskan GUI.
    Tujuannya adalah menambahkan komponen-komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text. Komponen-konponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dll. Tujuannya  adalah untuk memudahkan user menggunakan program yang dibuat tersebut.

Source :
http://en.wikipedia.org/wiki/Graphical_user_interface
http://www.total.or.id/info.php?kk=graphical%20user%20interface
http://signal5.wordpress.com/2008/11/29/sekilas-tentang-java/

Konsep Dasar GUI

Java GUI merupakan sebuah konsep yang memadukan dua buah teknologi yang ada yaitu Java dan GUI (Graphical User Interface). Seperti kita ketahui bersama Java merupakan bahasa pemrograman yang sudah mulai banyak digunakan saat ini karena beberapa kelebihan yang dimiliki seperti kemampuan multiplatform yang dimiliki, OOP, pustaka Class yang lengkap dsb.
Sejarah…
Adapun pada versi awal peluncurannya pada tahun 1996 (selanjutnya disebut versi 1.0), bahasa pemrograman ini menyertakan beberapa paket standar yakni :
  1. java.lang yakni sebuah kelas untuk elemen-elemen dasar
  2. java.io yang merupakan kelas input dan output termasuk penggunaan file
  3. java.util yakni kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas penanggalan
  4. java.net yakni kelas TCP/IP (untuk jaringan)
  5. java.awt yakni kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
  6. java.applet yakni kelas dasar aplikasi antarmuka untuk browser
Sejak awal dibuatnya oleh Sun Microsystem, Java diorientasikan agar memiliki perangkat bergaya desktop dengan ToolkitJava yang dikenal dengan nama AWT (Abstract Windowing Toolkit). Kemudian pada tahun 1997 muncul JFC (Java Foundation Class) untuk kepentingan pembuatan aplikasi Window yang merupakan pengembangan dari AWT. JFC ini mempunyai kode swing yang terdapat pada package yang disediakan pada JAVA SDK versi 1.2 ke atas (Java 2).
Apa sebenarnya GUI…???????
Menurut referensi yang saya dapatkan, GUI (Graphical User Interface) merupakan sebuah teknologi antarmuka pengguna yang memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan program dengan berbagai cara selain mengetik seperti halnya komputer, MP3 Player dll yang berisikan banyak tombol bergambar/icon dibandingkan teks. GUI yang merupakan kebalikan dari CLI (Command Line Interface) menggunakan icon grafis atau indikator visual untuk kenyamanan user.
Next, Java GUI….
Java sendiri menyediakan dua buah pustaka grafis dalam paketnya yaitu AWT dan Swing. Keduanya menyediakan komponen GUI yang dapat digunakan dalam membuat aplikasi Java dan Applet. Tidak seperti komponen AWT yang menggunakan native code, keseluruhan Swing menyediakan implementasi platform-independent dimana aplikasi yang dikembangkan dengan platform yang berbeda dapat memiliki tampilan yang sama.
Terdapat 4 hal yang perlu diperhatikan pada pemrograman GUI ini yaitu :
  1. Container (tempat) yaitu obyek yang dapat menampung komponen grafis dan tempat yang lebih kecil. Contoh : frames, panels.
  2. Component yaitu obyek yang berfungsi untuk menampilkan data, menerima masukan atau menunjukkan suatu kondisi. Contoh : buttons, labels dan text fields.
  3. Event yaitu obyek yang merepresentasikan suatu kejadian. Contoh gerakan mouse, penekanan tombol.
  4. Listener yaitu suatu obyek yang ‘menunggu’ suatu kejadian khusus dan akan bereaksi (melakukan sesuatu) jika kejadian tersebut terjadi.

http://aryavanjava.wordpress.com/category/java/
- http://id.wikipedia.org/wiki/Java
 - http://java.sun.com/developer/onlineTraining/Programming/BasicJava2
- http://www.dreamincode.net/forums/showtopic17705.htm
- http://java.sun.com/docs/books/tutorial/ui/features/index.html

Stream, Reader, dan Writer

Stream, Reader, dan Writer

    Tanpa bisa berinteraksi dengan dunia lain, suatu program tidak ada gunanya. Interaksi suatu program dengan dunia lain sering disebut input/output atau I/O. Sejak dulu, salah satu tantangan terbesar untuk mendesain bahasa pemrograman baru adalah mempersiapkan fasilitas untuk melakukan input dan output. Komputer bisa terhubung dengan beragam jenis input dan output dari berbagai perangkat. Jika bahasa pemrograman harus dibuat secara khusus untuk setiap jenis perangkat, maka kompleksitasnya akan tak lagi bisa ditangani.

    Salah satu kemajuan terbesar dalam sejarah pemrograman adalah adanya konsep (atau abstraksi) untuk memodelkan perangkat I/O. Dalam Java, abstraksi ini disebut dengan aliran (stream). Bagian ini akan memperkenalkan tentang aliran, akan tetapi tidak menjelaskan dengan komplit. Untuk lebih lengkapnya, silakan lihat dokumen resmi Java.

    Ketika berhubungan dengan input/output, kita harus ingat bahwa ada dua kategori data secara umum : data yang dibuat oleh mesin, dan data yang bisa dibaca manusia. Data yang dibuat mesin ditulis dengan model yang sama dengan bagaimana data tersebut disimpan di dalam komputer, yaitu rangkaian nol dan satu. Data yang bisa dibaca manusia adalah data dalam bentuk rangkaian huruf. Ketika kita membaca suatu bilangan 3.13159, kita membacanya sebagai rangkaian huruf yang kita terjemahkan sebagai angka. Angka ini akan ditulis dalam komputer sebagai rangkaian bit yang kita tidak mengerti.

    Untuk menghadapi kedua jenis data ini, Java memiliki dua kategori besar untuk aliran : aliran byte untuk data mesin (byte stream), dan aliran karakter (character stream) untuk data yang bisa dibaca manusia. Ada banyak kelas yang diturunkan dari kedua kategori ini.

    Setiap objek yang mengeluarkan data ke aliran byte masuk sebagai kelas turunan dari kelas abstrak OutputStream. Objek yang membaca data dari aliran byte diturunkan dari kelas abstrak InputStream. Jika kita menulis angka ke suatu OutputStream, kita tidak akan bisa membaca data tersebut karena ditulis dalam bahasa mesin. Akan tetapi data tersebut bisa dibaca kembali oleh InputStream. Proses baca tulis data akan menjadi sangat efisien, karena tidak ada penerjemahan yang harus dilakukan : bit yang digunakan untuk menyimpan data di dalam memori komputer hanya dikopi dari dan ke aliran tersebut.

    Untuk membaca dan menulis data karakter yang bisa dimengerti manusia, kelas utamanya adalah Reader dan Writer. Semua kelas aliran karakter merupakan kelas turunan dari salah satu dari kelas abstrak ini. Jika suatu angka akan ditulis dalam aliran Writer, komputer harus bisa menerjemahkannya ke dalam rangkaian karakter yang bisa dibaca maunsia.

    Membaca angka dari aliran Reader menjadi variabel numerik juga harus diterjemahkan, dari deretan karakter menjadi rangkaian bit yang dimengerti komputer. (Meskipun untuk data yang terdiri dari karakter, seperti dari editor teks, masih akan ada beberapa terjemahan yang dilakukan. Karakter disimpan dalam komputer dalam nilai Unicode 16-bit. Bagi orang yang menggunakan alfabet biasa, data karakter biasanya disimpan dalam file dalam kode ASCII, yang hanya menggunakan 8-bit. Kelas Reader dan Writer akan menangani perubahan dari 16-bit ke 8-bit dan sebaliknya, dan juga menangani alfabet lain yang digunakan negara lain.)

    Adalah hal yang mudah untuk menentukan apakah kita harus menggunakan aliran byte atau aliran karakter. Jika kita ingin data yang kita baca/tulis untuk bisa dibaca manusia, maka kita gunakan aliran karakter. Jika tidak, gunakan aliran byte. System.in dan System.out sebenarnya adalah aliran byte dan bukan aliran karakter, karenanya bisa menangani input selain alfabet, misalnya tombol enter, tanda panah, escape, dsb.

    Kelas aliran standar yang akan dibahas berikutnya didefinisikan dalam paket java.io beserta beberapa kelas bantu lainnya. Kita harus mengimpor kelas-kelas tersebut dari paket ini jika kita ingin menggunakannya dalam program kita. Artinya dengan menggunakan "import java.io.*" di awal kode sumber kita.

    Aliran tidak digunakan dalam GUI, karena GUI memiliki aliran I/O tersendiri. Akan tetapi kelas-kelas ini digunakan juga untuk file atau komunikasi dalam jaringan. Atau bisa juga digunakan untuk komunikasi antar thread yang sedang bekerja secara bersamaan. Dan juga ada kelas aliran yang digunakan untuk membaca dan menulis data dari dan ke memori komputer.

Source : http://java.lyracc.com/belajar/java-untuk-pemula/stream-reader-dan-writer

Contoh Stream IO

Berikut Merupakan Contoh Penggunaan Stream IO

    Program dengan menggunakan class FileOutputStream untuk menulis File.
    Perhatikan bahwa menulis file dapat menyebabkan Exception, karena itu diperlukan penangkapan sinyal exception bila terjadi error.

Contoh Random Access File

public static void main(String[] args) throws IOException{
          File f = new File("test3.txt");
         if (!f.isFile() || !f.canRead() || !f.canWrite()) throw new
        IOException();
          RandomAccessFile raf = new RandomAccessFile(f, "rw");
}

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India